Virtual Reality, the Future is Near

Era masa depan nampaknya semakin nyata, teknologi yang sebelumnya hanya bisa kita saksikan di film mulai dapat kita coba di dunia nyata. Teknologi tersebut salah satunya adalah Virtual Reality yang saat ini mulai berkembang dengan baik, bahkan kearah yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Pertanyaannya, apa itu Virtual Reality? Secara singkat, Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana 3 dimensi, sehingga pengguna seolah-olah terlibat secara fisik. Jadi dengan Virtual Reality ini secara tidak langsung kita bisa merasakan banyak hal. Misalnya terjun payung atau naik roller coaster atau bahkan masuk ke dalam sebuah rumah hantu. Hiii.

Penggunaan Virtual Reality sendiri pun mulai berkembang ke arah yang lebih menjanjikan. Jika sebelumnya Virtual Reality digunakan untuk bermain game atau menonton film, maka saat ini mulai banyak perusahaan-perusahaan yang juga menggunakan Virtual Reality sebagai alat promosi ataupun sebagai alat assessment pegawainya (sumber: engadget). Tidak hanya itu, bahkan tentara di Norwegia pada tahun 2014 lalu mulai menggunakan Virtual Reality untuk membantu para tentara mengendarai tank (sumber: BBC).

Di Indonesia sendiri, Virtual Reality mulai digunakan sebagai alat promosi bagi beberapa perusahaan pengembang perumahan. Virtual Reality digunakan oleh pengembang perumahan untuk menunjukkan contoh rumah atau apartment yang akan mereka bangun, bahkan ketika bangunannya sendiri belum dibangun. Pengguna atau calon pembeli diberikan kesempatan untuk masuk ke dalam rumah virtual untuk bisa merasakan rasanya berjalan di dalam rumah impian mereka sendiri.

Tidak berhenti disitu, Kementerian Pariwisata pun mulai turut menggunakan Virtual Reality sebagai alat promosi pariwisata Indonesia. Bisa dibayangkan bagaimana Virtual Reality dapat menarik calon wisatawan internasional dengan memberikan sensasi diving di Raja Ampat atau menonton tari Kecak secara live di Bali. Tentunya, hal ini akan membantu meningkatkan citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

Kedepannya, Virtual Reality diyakini bisa terus berkembang dan bisa digunakan dengan segala tujuan. Mulai dari simulasi penanggulangan bencana, simulasi pidato, promosi pariwisata lainnya, atau dalam bidang pendidikan. Tentunya perkembangan Virtual Reality ini harus didukung bersama agar dapat memberikan efek yang maksimal di kemudian hari.

Leave A Comment