Pentingnya Dokumentasi dalam Project

Dewasa ini, perkembangan teknologi mengepakkan sayapnya hampir ke seluruh bidang. Hampir semua media yang ada di lingkungan kita sudah terpengaruh oleh jamahan teknologi. Hal ini membuat banyak perusahaan, instansi atau lembaga mengandalakan teknologi dalam bisnis yang sedang mereka jalankan.

Teknologi yang sudah sangat moderen zaman sekarang membuat kebanyakan orang lupa bahwa melakukan suatu pembangunan ataupun pengembangan suatu software/perangkat lunak (sistem, aplikasi) dan hardware/perangkat keras(server, personal computer, dan sebagainya) sangat membutuhkan dokumentasi. Dokumentasi yang dimaksud bukan sekedar penjelasan mengenai software atau hardware yang dikembangkan, namun juga meliputi dari ToR, PIP,MoM, SRSR, SDD, UAT dan Technical Document.

Mari kita bahas satu per satu setiap dokumen yang dibutuhkan dalam melakukan development.

1. ToR

ToR adalah singkatan dari Term of Reference, merupakan dokumen yang dibuat sebagai acuan awal pelaksanaan proyek pengembangan atau pembangunan suatu software. ToR berisi kerangka awal pekerjaan yang akan di laksanakan, berisi latar belakang, tujuan dan manfaat, gambaran proyek, tenaga ahli yang dibutuhkan, waktu pengerjaan, dan kebutuhan pada sistem yang dibangun.

2. PIP

PIP adalah singkatan dari Project Implementation Plan, merupakan dokumen yang berisi perencanaan yang terkait project yang akan dikerjakan. Berbeda dengan ToR, PIP beracuan pada ToR sebagai dasar pembuatannya. Dalam PIP dijelaskan mengenai timeline pengerjaan proyek, ruang lingkup pengerjaan sesuai dengan kesepakatan. PIP juga dapat dijadikan sebagai kontrak kesepakatan kerja antara pelaksana dan pemberi project.

3. MoM

MoM adalah singkatan dari Minutes of Meeting, merupakan dokumen yang berisi hal-hal yang dibahas selama rapat atau pertemuan yang membahas project dilakukan.Dalam MoM berisi siapa saja yang menghadiri pertemuan, poin-poin penting yang di bahas terkait project, apa saja yang sudah dilakukan dan perencanaan di hari berikutnya.

4. SRS

SRS adalah kepanjangan dari Software Requirement Specification, merupakan dokumen yang menjelaskan mengenai spesifikasi yang dibutuhkan dalam software development seperti :

  • Functionality, Software seperti apa yang dibutuhkan
  • External interfaces, Bagaimana software berinteraksi dengan user,sistem pada hardware, hardware lain, dan software lain
  • Performance, Bagaimana kecepatan akses, avalaibility, responce time
  • Attribute, Yang mengandung portability, correctness, maintainability, security
  • Design constraints imposed on an implementation, Apa yang dibutuhkan sebagai bahasa pemograman, integritas database, keterbatasan resource

5. SDD

SDD adalah singkatan dari Software Design Description, merupakan dokumen yang menjelaskan gambaran user interface dari sebuah sistem. SDD berisi rancangan tampilan dari sistem melalui reqiurement yang diperoleh.

6. UAT

UAT adalah singkatan User Acceptance Test, merupakan dokumen yang menjelaskan setiap fungsi atau fitur yang ada dalam suatu sistem berhasil atau tidak. Dokumen UAT berisi langkah-langkah penggunaan fitur dan errro atau tidaknya fungsi ataupun fitur dalam sistem. Dalam dokumen juga akan terdapat skenario yang digunakan untuk melakukan testing terhadap sistem.

7.  Technical Document

Technical document merupakan hasil dokumentasi dari sesuah sistem. Dokumen ini biasanya digunakan oleh sistem atau aplikasi yang sudah berbasis Object Oriented, dimana bagian yang terdapat dalam SRS dan SDD sudah termasuk dalam dokumen ini.

Jenis-jenis dokumen yang diuraikan di atas dapat digunakan sesuai kebutuhan. Namun, sangat penting apabila dalam suatu pelaksanaan project pembangunan sistem mengikutsertakan proses dokumentasi dalam durasi pengerjaannya. Hal ini akan sangat membantu apabila terjadi pengembangan di lain waktu.

 

Ditulis oleh: Novryanti Sitanggang (link)

Referensi :
IEEE STD 830-1998 –  Recommended Practice for SRS.pdf
Materi dari Institut Teknologi Del

Leave A Comment